Mengapa Dinar Emas begitu istimewa? Karena bahan pembuatnya yaitu emas merupakan konduktor terbaik di dunia, Emas tidak beroksidasi dengan oksigen sehingga tidak akan berkarat, Emas merupakan pemantul panas terbaik. Itu merupakan sebagian keistimewaan emas dan masih banyak lagi kehebatan lainnya, bahkan keistimewaan emas membuat Ibnu Khaldun terkagum-kagum sehingga di dalam kitab Muqaddimah-nya yang termahsyur, Ibnu Khaldun menyatakan bahwa Allah SWT telah menciptakan emas dan perak sebagai alat pengukur nilai (measure of value). Al-Magrizi dalam Ighatsah mengatakan bahwa Allah SWT tidak hanya menciptakan  logam mulia tersebut sebagai alat pengukur nilai atau harga bagi segala sesuatu, namun juga sebagai alat tukar yang sejati (the real medium of exchange).   Emas juga sangat bernilai karena langka (rare), Iron and Steel Institute, sebuah lembaga ilmiah yang melakukan pengkajian terhadap banyak logam termasuk emas yang bermarkas di Washington DC, menyatakan bahwa produksi baja di AS sejak tahun 1995 mencapai 10.500 ton perjam. Sementara penambangan emas sedunia dari tahun ke tahun hanya mengalami kenaikan dua persen. Dalam satu tahun penambangan emas di seluruh dunia hanya sanggup menghasilkan sekitar 2000 ton emas. Bukan suatu kebetulan bila emas, perak dan tembaga terletak dalam satu kolom yang sama pada tabel periodik kimia yaitu Aurum, Argentum dan Cuprum. Pada zaman jauh sebelum tabel periodik kimia ditemukan, emas, perak dan tembaga telah digunakan sebagai uang (alat tukar). Emas (Dinar) digunakan untuk nilai tukar yang besar, Perak (Dirham) digunakan untuk pertukaran dengan nilai yang lebih kecil dan Tembaga (Fulus) untuk transaksi yang paling kecil. Emas merupakan logam yang lunak dan sangat mudah ditempa. Tidak seperti logam lainnya yang memiliki keterbatasan ketahanan dalam penempaan, Emas sanggup ditempa menjadi lembaran super tipis yang nyaris transparan (melleable), sehingga 1 ons emas sanggup dijadikan sebuah lembaran sangat tipis dengan luas seukuran 100 kaki persegi. Bila dijadikan tali super tipis, satu ons emas bisa direntangkan sepanjang 50 mil. Emas memiliki kestabilan nilai yang MENGEJUTKAN!!. 1400 tahun lalu di zaman Rasulullah, harga seekor ayam dewasa adalah 1 dirham yang di Mei 2012 dikurskan sekitar 70.000 rupiah dan harga seekor kambing dewasa yang sehat seharga 1 dinar yang di tahun 2012 sekitar 2.200.000 rupiah, tidak berbeda jauh bukan? bisa dikatakan harga seekor kambing selama 1400 tahun tidak mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan emas. Bandingkan dengan nilai uang kertas, dalam waktu beberapa tahun saja nilainya menyusut menjadi sepersekiannya. Harga emas selalu dikabarkan di media massa mengalami kenaikan terus menerus. sejatinya, nilai emas stabil, uang kertas lah yang nilainya turun relatif terhadap emas akibat inflasi. Emas adalah uang sepanjang zaman, emas selalu menjadi uang dalam sejarah manusia diakui ataupun tidak. Pada kenyataannya, pemerintahan-pemerintahan dunia mengendalikan nilai uang kertasnya dengan cara mempengaruhi suplai emas di pasar adalah sebuah pengakuan bahwa emas lah yang sebenarnya uang itu. Pada akhir tahun 2008 lalu, nilai emas sempat turun karena The Fed berencana menjual stok emasnya sebesar 40 ton. Ini merupakan bukti tambahan yang menguatkan bahwa emas adalah uang yang sebenarnya. Emas adalah mata uang surga, istilah ini menyatakan bahwa mata uang emas merupakan kreasi tuhan yang diturunkan kepada manusia di bumi. Namun sayangnya akibat keserakahan (greedy) sebagian kecil manusia maka emas dihapuskan peranannya sebagai mata uang sejati. Sudah saatnya kita beralih ke emas, sebagai alat ukur maupun sebagai alat tukar…minimal orientasi berfikir kita adalah emas…DINAR ORIENTED..
Hit: 10 Laman Asal